“deuh..hujan kok ga berhenti-berhenti sih neehh…sebel.. coba aja ak bisa menghentikan hujan, ga bakal ak kejebak disini..” gerutu seorang gadis dengan mantel kuning terang di bawah jembatan biru kota metropolitan.
dia adalah Nara, gadis berusia 20 tahun yang kuliah di jurusan Ekonomi di Universitas swasta di Surabaya. perawakannya cukup tinggi, dengan kulit sawo matang, bermata coklat dan berambut panjang.
jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, ketika itu dia masih menunggu hujan reda dan menggerutu. dia menyesali kenapa hujan tidak berhenti, dia tidak menyadari ketika itu terdapat ada rencana Allah yang menyelamatkannya.
” kenapa ya Allah, aku itu masih ada janji dengan orang. tapi kamu malah memberikan aku hujan lebat gini. katanya kamu maha pemurah, hentikan donk hujannya” katanya sambil melihat langit yang masih menurunkan butiran hujan. dengan menggerutu dia kemudian menstarter sepeda motornya. tanpa pikir panjang, dia tetap melaju dengan sepedanya dengan muka ditekuk.
kemudian, seteah 200 meter dia bersepeda. terdapat kemacetan dan keramaian yang dijaga oleh beberapa personel polisi. dia pun merasa kesal lagi, kenapa Allah masih mempersulitnya.
“pak, ada apa ya”, tanya dia pada seorang pengendara sepeda lain.
” ada kecelakaan mba, truk besar oleh dan guling di tengah jalan ” , kata bapak berjas hujan hitam tersebut.
” Astaghfirullahaladzim, kapan itu pak ? sudah lama ? “
” engga kok mba, barusan aja. mungkin masih 20 menit yang lalu”, mendengar jawaban bapak tersebut , dia pun menangis dan bibirnya bergetar dengan mengucapkan syukur kepada Allah. Allah telah menurunkan hujan berkah baginya, seandainya waktu itu tidak hujan. dan membuat dia terus kecelakaan, mungkin dia akan menjadi korban kecelakaan itu.
“terima kasih ya Allah, terima kasih “, katanya pelan sambil meneteskan air mata.
kadang kita memang tidak suka dengan rencana Allah, tapi percalah Allah pasti mempunyai hikmah dibalik semua yang telah dia kehendaki. :)